Ads

Breaking News

Tiga permintaan Nyak Sandang di kabulkan Bapak Presiden Jokowi saat bertamu ke Istana

Akhirnya mimpi warga asal Lamno, Aceh Nyak Sandang untuk bertemu dengan bapak  Jokowi terwujud. Bapak Presiden menerima Nyak Sandang di Istana Merdeka, Rabu (21/3) sekitar pukul 18.25 WIB.
Nyak Sandang datang ditemani oleh dua orang anaknya, Maturidi dan Khaidar.
"Ini Pak Jokowi, Ayah. Dia senang sekali bisa bertemu Presiden," kata Maturidi menerjemahkan Nyak Sandang yang selama berbincang dengan Presiden menggunakan bahasa Aceh.

Dalam kesempatan istimewa itu Nyak Sandang mengutarakan beberapa permohonan kepada Presiden. Yaitu
  • Ingin mendapatkan bantuan operasi mata katarak gratis.
  • Ingin di buatkan mesjid di kampung nya di Lamno Aceh
  • Ingin di berangkatkan Ibadah Haji 
Bapak Presiden mengatakan bahwa dirinya akan mengupayakan dan berkoordinasi dengan Menteri Agama. Sambil menunggu kepastian keberangkatan haji, Presiden pun menawarkan untuk umroh terlebih dahulu.

Dalam kesempatan itu Nyak sandang pun kemudian menunjukkan bukti obligasi Pemerintah Indonesia tahun 1950 yang dimilikinya kepada Presiden. Nyak Sandang adalah salah satu orang yang ikut andil menyumbangkan harta kekayaannya untuk membeli pesawat pertama Indonesia.

Kejadian itu berawal saat Presiden Sukarno berkunjung ke tanah Acehpada tahun 1948 guna mencari dana untuk pembelian pesawat pertama setelah Indonesia merdeka. Nyak Sandang yang kala itu berusia 23 tahun bersama orang tuanya menjual sepetak tanah dan 10 gram emas. Hartanya yang dihargai Rp100 pun diserahkan kepada negara.

Di kala itu Presiden Sukarno menerima sumbangan dari masyarakat Aceh sebanyak SGD 120 ribu dan 20 kg emas murni untuk membeli dua pesawat terbang yang diberi nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002. Dua pesawat itu adalah cikal bakal maskapai Garuda Indonesia Airways.

Sumber : http://utamanews.com