Ads

Breaking News

Penumuan Kerangaka yang di duga Alien hebohkan Chili


Atacama Specimen
Akhir –akhir ini warga negara Chili di hebohkan berita tentang penemuan kerangaka berukuran 6 inci, Bentuknya mirip kerangka manusia, tapi sangat kecil hanya 6 inchi atau sekitar 15 cm. Ada tonjolan aneh di kepalanya yang menggelembung -tak proporsional dibanding tubuhnya yang kecil, hitam, dan bersisik. Mahluk itu juga punya gigi keras dan tak seperti manusia, ia memiliki 9 tulang rusuk. Diberi nama 'Atacama Humanoid' atau disingkat Ata
Menurut para peneliti yang tergabung dalam Genome Reseach menyebutkan kerangka 6 inci itu adalah kerangka Alien. Atau di kenal dengan istilah Atacama Alien.
Para peneliti tidak semerta merta mengklaim kebenaran informasi ini, menurut Genome Researh mereka telah melakukan lima tahun penelitian sehingga pada akhirnya Genetika kerangka mumi misterius yang ditemukan di gurun Atacama Chili itu adalah kerangka mumi alien atau yang di kenal dengan Atacama Humanoid”

Menurut Genome Research, DNA yang diekstraksi dari sisa-sisa, dijuluki Ata, mengandung mutasi pada tujuh gen yang terkai tdengan tulang dan malformasi wajah, fusi sendi prematur, dan dwarfisme. Beberapa urutan abnormal baru terjadi pada gen.
Latar belakang teka-teki ilmiah yang diklarifikasi ini dimulai pada tahun 2003, ketika seorang pemburu artefak dikabarkan menggali Ata, terbungkus kain putih, dari dasar sebuah gereja yang ditinggalkan di kota hantu pertambangan La Noria. “Siapa yang tidak akan terkejut oleh tengkorak humanoid berkepala rusuk setinggi 15 sentimeter (6 inci) dengan lubang mata miring dan nomor yang salah dari Tulang iga? Penelitan di lanjutkan Genome Research.

Seorang pria bernama  Oscar Munoz menemukannya pada 19 Oktober 2003 saat mencari benda-benda bersejarah di Kota La Noria, sebuah kota "hantu" di Gurun Atacama.
Di dekat reruntuhan gereja tua, ia menemukan kain putih yang ternyata membungkus sebuah kerangka aneh. Sepintas mirip jenglot, figur berbentuk manusia yang berukuran kecil yang kerap ditemukan di nusantara -- bedanya, tak seperti jenglot, mahluk dari Chile memiliki struktur tulang.

Atacama Specimen
Temuan itu memicu kehebohan dan spekulasi liar terkait asal usulnya. Ada yang menduga, itu adalah janin yang digugurkan, monyet, atau bahkan alien. 

Program dokumenter teranyar, Sirius, berusaha memecahkan misteri soal fosil tersebut. Seperti dimuat Huffington Post yang dilansir Daily Mail, Rabu (24/3/2013) tayangan perdana serial tersebut ditunggu-tunggu orang-orang yang antusias dengan UFO, yang menanti pegumuman penting terkait terobosan dalam hal pencarian mahluk ekstraterresterial. 

Namun, jawabannya tak seperti yang mereka harapkan. Seperti ditayangkan dalam film dokumenter, sampel DNA dari sumsum tulang yang diekstrasi di spesimen kerangka, dianalisa oleh para ilmuwan terkemuka dari universitas bergengsi di Amerika Serikat. 
Kesimpulannya, benda tersebut adalah "mutasi menarik" dari seorang manusia berjenis kelamin pria, yang yang selamat setelah dilahirkan, berusia antara 6 sampai 8 tahun. 
"Saya bisa mengatakan, dipastikan ini bukan monyet. Melainkan manusia -- lebih dekat ke manusia daripada simpanse. Ia hidup hingga berusia 6 sampai 8 tahun," kata Garry Nolan dari Sekolah Kedokteran Stanford University, California.

Source: http://www.iflscience.com